Semua orang harus bisa berdamai dengan kesepian.

Suatu ketika, jam 1 dini hari saya masih di kantor karena bosan sekali pulang ke rumah. Yana dan Wewe menelepon dan menanyakan kabar. Kami bekerja di bawah perusahaan yang sama dan masing-masing mendapatkan penempatan jauh dari rumah. Yana di Palembang. Wewe di Semarang. Saya di ujung timur Indonesia, Jayapura.

Saya mencetuskan ke Yana dan Wewe, bagaimana kalau kami bisa lebih sering menelpon dan bertukar kabar. Karena rasanya menyenangkan. Saya mendapatkan penyaluran untuk cerita dan berbagi pelbagai penemuan saya selama di sini.

Lalu saya terpikir, bagaimana apabila ada banyak orang seperti kami, hidup di rantau dan merasa kesepian? Saya mungkin beruntung mengenal Yana dan Wewe, yang kebetulan dianugerahi banyak sekali hal-hal ajaib dalam hidupnya yang apabila diceritakan bisa sangat menghibur. Mungkin kami bertiga bisa punya manfaat di dunia ini. Membuat orang lain merasa ditemani. Kami pun sepakat untuk membagikan obrolan di ranah private tersebut untuk turut dinikmati publik.

Seri podcast kami Antar Kota Antar Pertemanan saat ini sudah memiliki 11 episode dan didengarkan ribuan kali. Apabila ingin mendengarkan, silakan bisa diakses dari iTunes , Spotify, ataupun Google Podcast. Kami membicarakan hal-hal yang remeh temeh, perihal isu yang dekat dengan kami. Mulai dari makanan favorit di tanah rantau, mengeluh tentang bos yang rese, dan proses mencari belahan jiwa.

Mengerjakan seri podcast AKAP, saya ternyata masih kerap merasa kesepian. Mungkin kesepian memang tidak bisa dihilangkan. Yang dibutuhkan hanya berdamai.

Sampai di sini, saya jadi tersentak dan ingat bapak-ibu di rumah. Mungkin mereka juga kesepian. Karena saya jarang menelpon dan kasih kabar. Bila saja saya mencoba untuk antusias menanyakan hal-hal tidak penting, misalnya bagaimana kabar ayam-ayam peliharaan ibu, bagaimana kabar burung nuri bapak, apakah masih suka mengigit. Apakah sudah dibuatkan kandang yang lebih besar? Bagaimana sekolahnya Ahdan, keponakanku yang giginya ompong. Apakah giginya sudah ada yang tumbuh?

Mungkin yang dibutuhkan saat berdamai dengan kesepian adalah kembali antusias dengan hal-hal remeh temeh. Siapa yang tahu, itu adalah cara terbaik berdamai dengan kesepian.

Siapa tahu.

Oh iya bagi teman-teman yang mau tanya-tanya mengenai hal teknis dan non teknis membuat Podcast, silakan komen di bawah! Kuusahakan punya waktu membalas pertanyaan kamu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.