Banyak yang menjadikan One Day Trip Raja Ampat sebagai alternatif murah meriah. Dengan Rp 1.750.000,- kamu sudah bisa mendapatkan foto dengan latar belakang gugusan pulau kecil di Piyanemo dan memamerkan ke seluruh pengikutmu di sosial media bahwa kamu sudah menunaikan traveling di Raja Ampat.

Sebaiknya Anda melupakan opsi ini. Ini sangat merugikan batin Anda yang memang ingin menikmati keindahan dan ketenangan Raja Ampat.

Saya ingin berbagi lesson learned dari pengalamanku baru-baru ini (14/07/2019) mengikuti paket One Day Trip Raja Ampat. Semoga bisa membantumu merencanakan waktu kunjungan dengan lebih baik.

Here we go!
Pertama, jangan berkunjung pada bulan Juli. Keadaan ombak di bulan ini cenderung tinggi, sehingga waktu tempuh menuju spot-spot di Raja Ampat akan menjadi lebih lama, atau worst case perjalananmu bisa saja ditunda.

Raja Ampat adalah kabupaten yang memiliki banyak gugusan pulau-pulau kecil yang membentang di sepanjang Samudera Pasifik sampai Laut Seram. Penting sekali untuk kamu melakukan riset sebelum berangkat ke Raja Ampat, spot mana saja yang ingin kamu kunjungi. Kamu harus menerima fakta bahwa kamu tidak akan mengunjungi semua bagian terbaik Raja Ampat dalam satu waktu, kecuali kamu memang punya slot waktu yang luang dan bujet berlebih.

Alokasi bujet paling besar di Raja Ampat adalah transportasi, kemudian disusul akomodasi. Saranku, setelah kamu mendarat di Sorong, kamu bergegas ke Pelabuhan Rakyat untuk mengejar kapal cepat menuju Waisai. Waisai lokasinya paling strategis untuk kamu mencapai spot-spot wisata di Raja Ampat. Jangan sampai kelewatan yah, kapal cepat menuju Waisai hanya ada dua kali pemberangkatan, yakni jam 9 pagi dan jam 12 siang. Harga tiketnya juga cukup terjangkau seharga 100 ribu untuk kelas VIP.

Setelah tiba di Waisai, kamu bisa dengan mudah menyewa kapal untuk menuju spot-spot di Raja Ampat dan it is all up to you untuk mencari penginapan di Waisai atau langsung di homestay yang berada di spot wisata idaman kamu.

Tetapi apabila memang kamu tidak punya waktu dan bujet yang besar, one day trip cukup untuk menuntaskan rasa penasaran kamu tentang Raja Ampat. Kamu tidak perlu riset, operator perjalanannya sudah memiliki spot-spot mandatori dan kamu tinggal bawa badan dan foto-foto di spot yang mereka tawarkan. Spot yang paling umum biasanya adalah Piyanemo, Telaga Bintang, dan Pasir timbul.

Saya bisa jamin apabila kamu tetap ingin melakukan one day trip ke Raja Ampat, waktu kamu akan habis di perjalanan dan begitu sampai spot yang dituju waktumu hanya cukup untuk swafoto, dan tidak cukup untuk leyeh-leyeh di pinggir laut, melihat ikan-ikan, bernapas teratur, apalagi berkontemplasi.

When you go to Raja Ampat, please respect the locals, leave nothing but footprint, take nothing but pictures, and kill nothing but time.

Semoga akan datang kesempatan untuk kamu datang ke Raja Ampat dan menyaksikan betapa Raja Ampat adalah destinasi yang overrated dan kamu tidak rugi-rugi amat kalau belum pernah ke sini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.